Pengantar training Case Manager
Sejarah Pengelolaan atau manajemen layanan pasien (Case Management) bisa ditelusuri ke awal tahun 1900-an. Pada saat itu sudah ada layanan yang menyediakan perawatan pasien dengan mengontrol pembiayaannya. Cara yang dilakukannya dengan mengkoordinasikan layanan-layanan kesehatan yang terdapat di lembaga-lembaga kesehatan public. Perawat-perawat ini berperan sebagai case manager , yang mengkoordinasikan layanan yang dibutuhkan pasien.
Pemerintah AS kemudian meluncurkan program Social Security Act (Undang-Undang Jaminan Social) pada tahun 1932. Lahirnya Undang-undang ini menelurkan berbagai bantuan kemanusian yang berfragmentasi menjadi berbagai macam program,seperti program jaminan sosial ibu. Jenis layanan semakin beragam pada tahun 1960-an, diantaranya program pengobatan, kesejahteraan, kesehatan mental,
Di Indonesia system ini mulai dikenal setidaknya tahun 2012. Saat itu komite akreditasi Rumah sakit (KARS) melalui standard akreditasi Rumah Sakit mendorong perkembangan pelayanan case management dan menggunakan istilah manager Pelayanan Pasien (MPP) untuk case manager yang jadi koordinatornya.
Meskipun sistem care managemen bisa dipahami, tetapi keberadaan case manager masih sulit dimengerti dan karenanya terjadi banyak salah pengertian. Case manager tidak hanya bagaimana mencari solusi bagi penggunaan biaya atau bagaimana memanfaatkan sumber daya pelayanan dengan sebaik baiknya, tetapi juga bagaimana mengupayakan agar nilai dan manfaat layanan dapat dirasakan pasien dan keluarganya.
Pelatihan Case Manager untuk perawat di Rumah Sakit akan mengantarkan perawat yang memiliki syarat dan ketentuan dari rumah sakit menjalankan tugas dapat menyesuaikan kaidan manajemen pelayanan pasien yang diharapkan standar .
Tujuan Training Case Manager
Setelah mengikuti training diharapkan peserta mampu
- Meningkatkan kualitas pelayanan pada pasien melalui pelayanan terintegrasi yang berorientasi quality dan safety.
- Memahami dalam penyusunan panduan pelaksanaan kerja “Manager Pelayanan Pasien”.
- Memahami koordinasi pelayanan pasien terintegrasi sesuai kebutuhan pasien yaitu asuhan medis, keperawatan, gizi, laboratorium, farmasi, dan penunjang lain yang mendukung kelancaran asuhan pasien secara holistik.
- Memahami dalam peran advokasi pasien mengenai pelayanan yang terstandar.
- Mendokumentasikan pelayanan Manager Pelayanan Pasien.
Materi Training Case Manager
1. Pasien center care
2. Peran dan fungsi case manager/manager pelayanan pasien
3. Uraian tugas dan tatalaksana case manager
4. Formulir case manager
5. Case manager dalam era JKN
6. Case manager dan Akses Rumah Sakit dan kontinuitas Pelayanan
Peserta Yang Direkomendasikan
Pelatihan Case Manager ini dapat diikuti oleh manager, perawat dan semua pihak yang terlibat langsung ataupun tidak dalam pengelolaan program Manajemen Pelayanan Pasien (MPP)
Metode Pelaksanaan
Pelatihan Case Manager ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep secara teori di ruangan, dipaparkan beberapa contoh penerapan, latihan soal, mendiskusikan soal latihan dan konsultasi interaktif membahas beberapa pertanyaan yang selama ini menjadi hambatan dalam pelayanan MPP.
Trainer
ARAH Training Center konsultant dan Team
Waktu Pelaksanaan
2 hari efektif 15 jam (08.30 – 16.00)
Investasi
Rp 4.000.000/ peserta (belum termasuk biaya akomodasi penginapan)
Fasilitas
Sertifikat, modul, Training Kit, Lunch, Coffe Break, diselenggarakan di hotel.
Informasi dan Promo
085814972649 (WA/SMS dan CALL CENTER)
Jadwal Training Tatalaksana TB DOTS Tahun 2019 :
Jakarta, April 2019
0 komentar:
Posting Komentar